Belitung (31/07/25) – Loka POM di Kabupaten Belitung menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, Desa Pangan Aman, dan Desa Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2025 di Ruang Auditorium Zahari MZ Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan ini dengan tujuan untuk melihat proses maupun kemajuan pelaksanaan program, mengidentifikasi hal-hal yang mendukung atau menghambat pelaksanaan program, mengukur capaian target yang telah ditetapkan dan memperoleh rekomendasi untuk pengembangan program lanjutan. Peserta diikuti oleh beberapa SKPD di Kabupaten Belitung Timur, Camat, Kepala Puskesmas serta Sekolah dan Pemerintah Desa yang menjadi target intervensi.
Kegiatan di buka langsung oleh Bupati Belitung Timur Bapak Kamarudin Muten dalam sambutannya beliau menyampaikan ”melalui forum ini, semoga kita dapat menilai tantangan dan keberhasilan di lapangan, serta menyusun langkah-langkah strategis program di masa mendatang. untuk keberlanjutan. Saya berharap, dari rapat ini akan lahir rekomendasi yang baik untuk memperkuat peran semua pihak, baik sekolah, desa, komunitas pasar, perangkat daerah, hingga masyarakat luas” ucapnya.
Materi Hasil Pelaksanaan Program Keamanan Pangan Terpadu Kabupaten Belitung Timur 20225 oleh pegawai loka POM di Kabupaten Belitung. Selain itu ada narasumber dari Bapelitbangda Belitung Bapak Ilfan Suryawan menyampaikan terkait Rencana Strategis Daerah dan Alokasi Anggaran untuk mendukung Keberlanjutan Program Keamanan Pangan Badan POM.
Intervensi Keamanan Pangan melalui Germas Sapa Perlu di lakukan oleh setiap pemrintah kabupaten/kota/desa/kelurahan untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat dalam ranagka mewujudkan pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.