Belitung – Jum’at tanggal 07 Juni 2024 pukul 10.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia diwakili oleh Ibu Mimin Jiwo Winanti, S.Si, Apt selaku Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor dan Bapak Asruddin, S, Farm.,M.K.M selaku Kepala Loka POM di Kabupaten Belitung melakukan Audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Drs. Suksesyadi, M.Si selaku Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Belitung/Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap Obat dan Makanan untuk melindungi kesehatan Masyarakat khususnya di kabupaten Belitung.
Dalam sambutannya Drs. Suksesyadi, M.Si kedatangan Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor menyampaikan “mengapresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin selama ini antara BPOM dengan Pemerintah daerah di Kabupaten Belitung, kedepan untuk lebih ditingkatkan lagi terutama dalam hal koordinasi yang sudah baik untuk ditingkatkan lagi waluaupun ada pergeseran pimpinan BPOM di daerah”
Dalam hal ini juga, Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, Mimin Jiwo Winanti, S.Si, Apt menjelaskan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPOM, “apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Belitung yang sangat baik dalam hal kerja sama dengan temen-temen dari Loka POM di kabupaten Belitung, saya berpesan untuk mengoptimalkan Dana Alokasi Khusus (BPOM), pengawasan Obat-Obat Tertentu untuk lebih ditingkatkan saat melakukan pengawasan ke sarana serta mengedukasi ke pelaku usaha terkait Antimicrobial Resistance”.
Salah satu poin penting yang dibahas dalam pertemuan ini adalah perlunya peningkatan koordinasi antara BPOM dan instansi terkait di tingkat lokal untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Keduanya setuju bahwa kolaborasi yang lebih erat akan memperkuat pengawasan terhadap produk-produk yang beredar di Masyarakat.
Pertemuan ini diakhiri dari kedua belah pihak untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui pengawasan Obat dan Makanan yang lebih ketat.